PAYAKUMBUH — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, dan masyarakat sebagai syarat mutlak mewujudkan Sumbar Bebas Sampah 2029.
“Penanganan sampah harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar target Sumbar Bebas Sampah 2029 dapat diwujudkan,” kata Elzadaswarman dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/7).
Fokus pada Pengurangan Sampah dari Sumber
Dalam rapat koordinasi permasalahan lingkungan hidup dan pengelolaan sampah se-Sumatera Barat itu, Elzadaswarman memaparkan sejumlah kebijakan yang telah dijalankan Pemkot Payakumbuh. Kebijakan itu diarahkan untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya, bukan hanya mengandalkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Tiga pendekatan utama yang terus didorong adalah edukasi masif kepada masyarakat, penguatan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), serta peningkatan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, strategi hulu ini lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan hanya mengelola sampah di hilir.
Rakor Bahas Peta Jalan Pengelolaan Sampah
Rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat itu dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, para bupati, wali kota, serta kepala dinas lingkungan hidup se-Sumbar. Agenda utama pertemuan adalah penyusunan roadmap pengelolaan sampah yang akan menjadi pedoman bagi seluruh daerah di provinsi tersebut.
Roadmap ini dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah yang selama ini menjadi pekerjaan rumah klasik di berbagai daerah. Dokumen tersebut juga akan diselaraskan dengan target nasional pengelolaan sampah yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Target 2029: Bisakah Tercapai?
Target Sumbar Bebas Sampah 2029 menjadi tantangan besar bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan komitmen dari Payakumbuh dan daerah lain, harapan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih di Sumatera Barat mulai menemukan titik terang. Pemkot Payakumbuh sendiri berjanji akan terus mengawal implementasi kebijakan ini hingga ke tingkat kelurahan dan RT/RW.