Pencarian

DPRD Sumbar dan ICCN Matangkan Persiapan Padang Kota Gastronomi Unesco

Sabtu, 09 Mei 2026 • 14:27:23 WIB
DPRD Sumbar dan ICCN Matangkan Persiapan Padang Kota Gastronomi Unesco
DPRD Sumbar dan ICCN menggelar rapat koordinasi persiapan Padang sebagai Kota Gastronomi UNESCO.

JAKARTA — Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Provinsi Sumatera Barat mulai menyusun peta jalan strategis untuk meraih predikat Kota Gastronomi Dunia dari UNESCO. Langkah ini diawali dengan rapat koordinasi intensif bersama Indonesian Creative Cities Network (ICCN) di Jakarta, Jumat (8/5/2026), guna menyelaraskan kebijakan daerah dengan standar ekosistem kreatif global.

Fokus Pembangunan Ekosistem Kreatif Berbasis Budaya Minang

Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, menegaskan bahwa penetapan sebagai kota gastronomi bukan sekadar label, melainkan upaya membangun ekosistem ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat. Kota Padang dinilai memiliki modal kuat berupa kekayaan kuliner yang sudah dikenal luas di level internasional.

“Kota Padang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kota gastronomi berbasis budaya lokal dan warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyusun langkah strategis, membangun sinergi lintas sektor, serta memperkuat dukungan kebijakan dalam proses pengembangan tersebut,” ujar Fiki.

Menurutnya, penguatan identitas ini mencakup pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan pariwisata, pelestarian budaya, serta pemberdayaan pelaku UMKM kuliner di Sumatera Barat. ICCN berkomitmen mengawal proses kurasi dan pemenuhan kriteria teknis yang disyaratkan oleh UNESCO.

Sinergi Kebijakan Antara Legislatif dan Pemerintah Kota

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza. Kehadiran unsur legislatif dan eksekutif ini menandakan adanya komitmen kuat dalam hal penganggaran dan payung hukum untuk mendukung program tersebut.

Rapat koordinasi ini juga melibatkan jajaran pengurus pusat ICCN, termasuk Sekretaris Eksekutif Mario Devys dan Deputi 1 Aldi Novi Kurnia Abidin. Keterlibatan jejaring kota kreatif nasional diharapkan mampu mempercepat proses integrasi Kota Padang ke dalam jaringan kota kreatif dunia (UNESCO Creative Cities Network).

Target Dampak Ekonomi dan Daya Saing Global

Pengembangan Padang sebagai Kota Gastronomi diharapkan menjadi lokomotif baru bagi ekonomi kreatif di Sumatera Barat. Fokus utama tidak hanya pada produk makanan, tetapi juga pada rantai pasok, literasi sejarah kuliner, hingga peningkatan kualitas layanan pariwisata yang berdaya saing global.

Momentum kolaborasi ini akan ditindaklanjuti dengan penguatan sinergi antara komunitas kreatif, akademisi, dan pelaku usaha di lapangan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, status Kota Gastronomi UNESCO diproyeksikan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan memperkokoh posisi Padang sebagai pusat kuliner unggulan di Indonesia.

Bagikan
Sumber: relasipublik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks