BATUSANGKAR — Vebrina Anggara Mandisa, alumnus MTsN Batusangkar asal Nagari Pariangan, tak perlu pusing memikirkan biaya awal masuk sekolah. Putri dari Syafrona Wati itu menerima bantuan pendidikan sebesar Rp2 juta dari anggota DPR RI Fraksi NasDem, M Shadiq Pasadigoe, Senin (11/5/2026).
Apresiasi untuk Semangat Belajar
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim M. Shadiq Pasadigoe, Farhan Khatik Basa, di Rumah Aspirasi M. Shadiq Pasadigoe. Menurut Shadiq, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi dan kegigihan Vebrina dalam menempuh pendidikan hingga diterima di sekolah unggulan di Kota Padang Panjang.
“Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan pendidikan Vebrina dan menjadi penyemangat untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih cita-cita di masa depan,” ujar Shadiq dalam keterangan resmi yang diterima, Senin.
Bukan Kali Pertama bagi Pelajar Sumbar
Penyaluran bantuan di Tanah Datar ini bukan aksi tunggal. Legislator dari daerah pemilihan Sumatera Barat I itu tercatat secara konsisten memberikan bantuan serupa ke berbagai daerah. Beberapa di antaranya adalah Nagari Lubuk Jantan di Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, hingga Kota Padang.
Shadiq menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus didukung bersama. Menurutnya, anak-anak yang memiliki tekad kuat untuk melanjutkan sekolah layak mendapat perhatian lebih.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Ketika kita bisa membantu anak-anak melanjutkan sekolah, ada kebahagiaan dan kepuasan batin tersendiri karena kita ikut menjadi bagian dari harapan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.
Harapan dari Keluarga Penerima
Keluarga Vebrina menyambut baik bantuan tersebut. Mereka berharap dukungan ini tidak hanya meringankan beban kebutuhan sekolah, tetapi juga memotivasi Vebrina untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah asalnya.
Langkah Shadiq ini merupakan bagian dari komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat. Bantuan serupa direncanakan akan terus disalurkan secara berkala kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi di wilayah dapilnya yang mencakup 12 kabupaten/kota.