Pencarian

PSPP Padang Panjang Gagal ke Putaran Nasional Liga 4, Manajemen Surati PSSI Minta Transparansi Kuota

Sabtu, 16 Mei 2026 • 15:13:45 WIB
PSPP Padang Panjang Gagal ke Putaran Nasional Liga 4, Manajemen Surati PSSI Minta Transparansi Kuota
Manajemen PSPP Padang Panjang kirim surat ke PSSI minta transparansi kuota Liga 4.

PADANG PANJANG — Kegagalan PSPP melaju ke tingkat nasional memicu gelombang protes dari manajemen klub. Surat bernomor 33/PSPP-PP/V/2026 yang ditandatangani Ketua Umum PSPP, Irsyad Hanif, dikirim langsung ke Ketua Umum PSSI di Jakarta pada 13 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, PSPP meminta kejelasan mengenai mekanisme penentuan tim yang lolos. Manajemen menilai ada kejanggalan dalam sistem kuota antarprovinsi yang diterapkan PSSI.

12 Pertandingan vs 6 Pertandingan: Perbedaan Kuota yang Disorot

PSPP menjalani kompetisi yang cukup panjang di Liga 4 Sumatera Barat. Diikuti 10 klub, sistem setengah kompetisi dilanjutkan semifinal home and away serta partai final. Tim yang menembus empat besar harus memainkan hingga 12 pertandingan sepanjang musim.

Namun, manajemen menemukan sejumlah provinsi lain mendapat jatah lebih dari satu slot nasional dengan jumlah laga yang jauh lebih sedikit. Papua Barat Daya misalnya, hanya diikuti enam tim tetapi meloloskan dua wakil ke putaran nasional dengan total enam pertandingan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kalimantan Barat yang hanya memainkan tujuh laga hingga final, Papua Tengah dengan empat pertandingan, dan DKI Jakarta yang totalnya tujuh pertandingan bagi tim yang lolos.

Bukan Polemik, Tapi Tuntutan Keadilan

Irsyad Hanif menegaskan langkah ini bukan untuk menciptakan polemik baru. “Kami hanya meminta penjelasan yang terbuka mengenai dasar penentuan tim yang lolos ke putaran nasional. Kami berharap semua peserta mendapat perlakuan yang sama dan adil,” ujarnya.

Ia menambahkan, PSPP telah melakukan persiapan maksimal sejak awal musim, mulai dari pembentukan skuad, program latihan, hingga dukungan penuh masyarakat. “Kami berharap ada penjelasan resmi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat pecinta sepak bola, khususnya di Sumatera Barat,” kata Irsyad.

Pemkot Padang Panjang Dukung Langkah Klub

Dukungan datang dari Pemerintah Kota Padang Panjang. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Busmar Candra menilai permintaan klarifikasi kepada PSSI merupakan langkah wajar demi menjaga kepercayaan publik.

“Kita mendukung langkah PSPP meminta penjelasan resmi. Masyarakat tentu ingin mengetahui bagaimana dasar penentuan kuota dan tim yang lolos ke putaran nasional,” ujar Busmar. Ia juga mengapresiasi perjuangan tim sepanjang musim yang dinilai membawa semangat baru bagi sepak bola Kota Padang Panjang.

Suporter Kecewa, Berharap Ada Jawaban Resmi

Para pendukung PSPP mengaku kecewa karena tim kebanggaan Kota Serambi Mekkah gagal tampil di tingkat nasional. Mereka berharap PSSI segera memberikan jawaban resmi agar polemik terkait penentuan kuota Liga 4 tidak terus menjadi perdebatan di tengah publik sepak bola nasional.

Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks