PADANG — BMKG meminta warga Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari. Kondisi ini berisiko memicu banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor di sejumlah wilayah.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis pagi tadi, suhu udara di Sumatera Barat berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 68 hingga 98 persen. Pada pagi hari, cuaca umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
12 Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga lebat. BMKG merinci 12 daerah yang berpotensi terdampak, yaitu:
- Kepulauan Mentawai
- Pasaman Barat
- Tanah Datar
- Pesisir Selatan
- Lima Puluh Kota
- Payakumbuh
- Sawahlunto
- Kabupaten Solok
- Solok Selatan
- Sijunjung
Pada malam hari, cuaca didominasi kondisi berawan di sebagian besar wilayah. Namun, hujan ringan masih berpeluang terjadi di beberapa daerah.
Waspada Banjir Rob dan Gelombang Pasang
BMKG juga mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir serta para nelayan untuk mewaspadai potensi banjir rob dan gelombang pasang. Pada dini hari, wilayah Pesisir Selatan diprakirakan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Hujan ringan pada pagi hari berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Kota Padang. BMKG mencatat kelembapan udara yang tinggi menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya curah hujan di wilayah tersebut.
Potensi Bencana yang Mengintai
Selain banjir dan longsor, BMKG memperingatkan potensi genangan air dan pohon tumbang akibat tingginya curah hujan. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG.
Peringatan dini ini berlaku untuk hari ini, Rabu (8/7/2026). BMKG akan terus memperbarui informasi jika terjadi perubahan signifikan pada kondisi cuaca di Sumatera Barat.