JAKARTA — BNPB memastikan rumah huntap yang dibangun untuk penyintas banjir di Sumatera Barat tidak boleh terbengkalai setelah diresmikan. Sekretaris Utama BNPB Rustian menegaskan, unit contoh yang sudah diserahkan pekan lalu itu sangat layak huni dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
"Jangan sampai setelah dibangun Huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman, dan tahan hujan juga, jadi sangat aman," kata Rustian dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Material SEPABLOCK: Ramah Gempa dan Cepat Dipasang
Satu unit rumah percontohan yang diserahkan tersebut menggunakan teknologi SEPABLOCK, yakni bata interlocking hasil inovasi PT Semen Padang sejak 2020. Material ini diklaim memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari ramah lingkungan, tahan gempa, hingga waktu pengerjaan yang lebih cepat.
Rustian menjelaskan, sistem bata saling mengunci ini juga mudah dimobilisasi ke lokasi terdampak bencana. Hal itu dinilai penting untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
Rumah Tipe 36 untuk Tiga Daerah Terdampak
Meski demikian, BNPB belum merinci berapa total jumlah rumah huntap mandiri yang akan dibangun. Rustian hanya menyebutkan bahwa program ini menyasar penyintas banjir bandang di tiga daerah, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Panjang.
Setiap unit rumah yang dibangun nantinya memiliki tipe 36, terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu, dan dapur. Pemerintah berkomitmen memulai pembangunan massal setelah basis data penerima manfaat terverifikasi.
"Percepatan pembangunan huntap merupakan komitmen pemerintah dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana," ungkap Rustian.
Langkah Lanjutan: Verifikasi Data Penerima Manfaat
Setelah rumah contoh rampung, BNPB akan segera bergerak ke tahap pembangunan massal. Proses verifikasi data penyintas menjadi kunci agar rumah yang dibangun tepat sasaran dan segera dihuni.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang di Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Material SEPABLOCK diharapkan menjadi solusi hunian yang lebih cepat dan tahan terhadap bencana di masa depan.