SUMATERA BARAT — Jetour mengumumkan bahwa model T2 telah mencapai penjualan kumulatif global lebih dari 500.000 unit hingga Mei 2026. Pencapaian ini diraih dalam waktu 33 bulan sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar. Berdasarkan data perusahaan, angka tersebut membuat T2 menjadi SUV boxy tercepat yang menembus penjualan setengah juta unit secara global. Sementara itu, total penjualan lini T-Series Jetour secara keseluruhan telah melampaui 700.000 unit.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyebut pencapaian ini sebagai bukti kuat bahwa kendaraan dengan karakter tangguh dan desain ikonik semakin diminati konsumen di berbagai pasar. "Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar strategis bagi Jetour," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (18/6).
Varian Bensin 2.0 Turbo Jadi Motor Utama Penjualan
Untuk varian bermesin bensin, T2 dibekali mesin 2.0 liter turbo yang dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Mobil ini juga dilengkapi sistem penggerak empat roda untuk membantu pengemudi saat melintasi berbagai kondisi jalan. Jetour menilai daya tarik utama T2 adalah desain boxy yang menjadi ciri khas segmen SUV petualang, dipadukan dengan teknologi pendukung berkendara yang relevan untuk penggunaan harian.
Varian Hybrid i-DM Siap Meluncur di Indonesia Semester II 2026
Selain varian bensin, Jetour mulai memperluas jajaran T-Series melalui teknologi plug-in hybrid (PHEV) i-DM. Teknologi ini dikembangkan untuk menggabungkan efisiensi tenaga listrik dengan kemampuan perjalanan jarak jauh maupun aktivitas luar ruang. Jetour telah meluncurkan T2 i-DM secara bertahap di sejumlah negara, dan Indonesia menjadi salah satu pasar berikutnya.
Ranggy sebelumnya menyebutkan peluncuran T2 i-DM akan berlangsung pada semester kedua 2026. SUV PHEV ini memiliki dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.875 mm — sedikit lebih rendah 5 mm dari varian bensin. Ground clearance-nya 205 mm, atau 20 mm lebih rendah dari versi bensin.
Tenaga 375 HP dan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km
Jetour T2 i-DM diperkuat mesin 1.500 cc dengan dua motor listrik yang dikendalikan transmisi 3-speed DHT. Klaim pabrikan, mesinnya menghasilkan tenaga 280 kW (375 hp) dan torsi 600 Nm — naik 56,4 persen dari varian bensin. Mobil ini bisa diisi bensin dan dicas. Saat mode listrik saja yang aktif, mobil mampu menempuh jarak lebih dari 140 km. Jika mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama, total jarak tempuhnya tembus 1.000 km.
Dari sisi keselamatan, T2 i-DM dibekali fitur ADAS seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, dan Blind Spot Monitor untuk meningkatkan keselamatan penghuni kabin saat mobil bergerak.