PADANG — Pemerintah Kota Padang memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berhenti pada distribusi makanan ke penerima manfaat. Wali Kota Fadly Amran mendorong agar setiap dapur SPPG menjadi penggerak ekonomi warga, mulai dari pembelian bahan baku dari pasar tradisional hingga melibatkan petani dan nelayan setempat.
72 SPPG Beroperasi, 24 Dapur Lagi Dikejar
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, melaporkan bahwa saat ini 72 SPPG sudah beroperasi atau sekitar 75 persen dari target 96 unit. Pemerintah menargetkan sisa 24 dapur rampung dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
“Kita terus mengawal kualitas pelaksanaan MBG. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik,” ujar Alfiadi yang juga menjabat Sekretaris Satgas MBG Kota Padang.
Standar Mutu dan Sistem Penilaian dari Badan Gizi Nasional
Fadly meminta seluruh pengelola SPPG bersiap menghadapi sistem grading atau penilaian dari Badan Gizi Nasional (BGN). Standar yang dinilai mencakup mutu layanan, kebersihan, keamanan pangan, dan tata kelola operasional dapur.
“Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG dan perangkat daerah harus saling mendukung untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak melalui layanan yang berkualitas,” tegas Fadly.
Rantai Pasok Lokal: Petani, Nelayan, dan UMKM Jadi Prioritas
Dalam rapat evaluasi di Aula Bagindo Aziz Chan, Fadly menekankan standardisasi rantai pasok bahan baku. Ia ingin pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal menjadi bagian ekosistem pemasok yang memenuhi standar MBG.
Selain itu, Wali Kota meminta Perumda Air Minum dan organisasi perangkat daerah terkait memastikan seluruh dapur SPPG memiliki akses air bersih yang memadai. Ia juga mengingatkan yayasan pengelola agar mematuhi ketentuan daerah terkait pembangunan gedung dan pemanfaatan lahan.
“Saya berharap pembangunan dan pengembangan SPPG berjalan sesuai aturan. Program prioritas tetap harus berjalan, namun keselamatan, ketertiban tata kota, dan kepatuhan terhadap regulasi tidak boleh diabaikan,” ujarnya.
Evaluasi Bulanan untuk Pastikan Kualitas Layanan
Alfiadi menambahkan, evaluasi pelaksanaan MBG dilakukan secara rutin setiap bulan. Pemeriksaan mencakup penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat.
Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh SPPG di daerahnya menjadi yang terbaik, sejalan dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara.